JANUARI - APRIL 2003

 

UNIVERSITAS-UNIVERSITAS YANG TURUT SERTA

 

University of South Carolina Law School (USC, sebagai penggagas dari A.S.)

Program Bisnis Hukum Kenegaraan Universitas Gadjah Mada (UGM, sebagai penggagas dari Indonesia)

Program Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI)

Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (UNDIP)

Program Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU)

 

 

PENGAJAR-PENGAJAR DARI FAKULTAS

 

Prof. David Linnan (USC, ilmu hukum)

Prof. Kim Connolly (USC, ilmu hukum)

Prof. John Dean (USC, ilmu kelautan)

Mr. Marsudi Triatmodjo (UGM, ilmu hukum)

 

 

WAKTU DAN TEMPAT PERTEMUAN

 

Kuliah akan diadakan melalui videoconference setiap Selasa pukul 20:00-22:00 waktu Indonesia (GMT+7) DAN 08:00-10:00 waktu South Carolina (GMT-5) mulai bulan Februari-April 2003.  Pada awal bulan April akan ada sedikit perubahan mengenai waktu pertemuan dikarenakan dimulainya sistem penghematan matahari di Amerika.  Kuliah akan dimulai pada hari Selasa, tanggal 14 Januari 2003 untuk South Carolina.  Kelas-kelas lainnya untuk universitas yang berbeda dapat mengadakan pertemuan terpisah sewaktu-waktu antara AS dan Indonesia yang akan ditentukan oleh pengajar setempat.  Kuliah akan diadakan di Ruang Videoconferencing Laboratorium Komputer Perpustakaan Fakultas Hukum USC (Law Library 223) untuk USC.  Kuliah untuk UGM diadakan di Ruang Videoconference PHBK, untuk UI diadakan di Ruang Videoconference PPS FHUI, untuk USU di Ruang Videoconference PPS Gedung Rektorat, dan untuk UNDIP di Ruang Videoconference Gedung FH-UNDIP.

 

 

BAHASAN KULIAH

 

Perhatian lingkungan yang melewati batas wilayah negara, namun memberikan permasalahan yang berbeda terhadap berbagai kelompok negara.  Untuk musim semi 2003 kita akan memfokuskan pada hukum kelautan dan sumber daya alam, termasuk pengantar umum terhadap hukum dan kebijakan lingkungan internasional, sumber daya lepas pantai (termasuk batasan lepas pantai ditambah klaim minyak dan gas, zona ekonomi ekskusif dan perikanan, aturan internasional mengenai jenis-jenis ikan yang sering berpindah tempat, dan hak-hak masyarakat pribumi) dan permasalahan air dangkal atau pembangunan pantai (termasuk pengaturan, pertambangan, aquacultur, infrastruktur kelautan dan pariwisita dilihat dari perspektif hukum).

 

MATERI PENGAJARAN DAN KONTAK HUBUNGAN

 

Tidak ada teks tertulis, dan diktat tambahan untuk mata kuliah ini, dan seluruh materi pengajaran akan dimuat dalam situs kuliah yang dapat diakses melalui situs Law & Finance Institutional Partnership atau LFIP (http://www.lfip.org) yang dibuat dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.  Fakultas yang mengajar dapat memberikan pertanyaan-pertanyaan melalui class LISTSERV sebelum kelas dimulai untuk memfokuskan perhatian anda pada permasalahan relevan dengan materi untuk masing-masing kelas.  Anda diharapkan untuk membaca semua materi pengajaran sebelum mengikuti kuliah guna lebih memahami dan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, dan anda diminta untuk membaca materi terkait lainnya sebagai latar belakang informasi tambahan.  Sebagian besar materi bahasa Inggris dapat dibaca melalui link situs eksternal atau pada situs kuliah, sedangkan materi dalam bahasa Indonesia akan segera didapat dalam bentuk terjemahan pada situs kuliah.  Juga erdapat situs diskusi kuliah (tulisan dalam bentuk arsip LISTSERV), yang terkait dengan halaman situs kuliah, untuk mendiskusikan lebih lanjut pertanyaan-pertanyaan tertentu yang diajukan dalam kelas atau untuk sesuatu yang lebih umum.

 

Ada dua sumber lainnya yang dapat anda perhatikan.  Pertama, kami akan menyediakan rekaman digital untuk presentasi kuliah (yang akan kami masukkan dalam website dalam bentuk streaming sehingga anda dapat melihatnya setiap waktu, meskipun streaming video tersebut mungkin baru dapat diakses setelah 2-3 minggu setelah kuliah tersebut berjalan karena kami memerlukan waktu untuk menyiapkannya).  Kedua, kami akan menyediakan melalui website kami rekaman digital untuk pembicara tertentu atau program tertentu yang ingin ditonton atau didengar oleh mahasiswa di luar kuliah.  Beberapa dibuat dalam bentuk dokumen atau presentasi multimedia yang dapat diperjualbelikan, sedangkan yang lainnya merupakan wawancara atau materi serupa yang khusus dibuat untuk kuliah ini.  Mereka dimaksudkan sebagai tambahan atau pembicara khusus pada fakultas hukum untuk memberikan informasi tambahan mengenai pertanyaan-pertanyaan khusus dan kerangka kerja untuk pertanyaan-pertanyaan mengenai hukum.  Anda diminta untuk menonton presentasi-presentasi tersebut sendiri, namun kami menantikan komentar anda melalui LISTSERV kami.

 

Kami memiliki dua LISTSERV dalam bahasa Inggris untuk seluruh fakultas dan mahasiswa (laws-666@listserv.sc.edu) untuk tetap berhubungan, dan dua LISTSERV khusus untuk mahasiswa dan fakultas dari kedua negara untuk menjalankan diskusi internal mereka sendiri (dalam bahasa Inggris untuk mahasiswa USC adalah lawcolu1@listserv.sc.edu dan dalam bahasa Indonesia untuk universitas-universitas Indonesia adalah lawindo1@listserv.sc.edu).  Terdapat penjelasan lebih lanjut mengenai situs kuliah dalam link LISTSERVs & Admin mengenai bagaimana cara bergabung ke dalam LISTSERV dan bagaimana menggunakan LISTSERV tersebut dan juga terdapat arsip LISTSERV dalam bentuk papan tulis sehingga anda dapat menuliskan komentar-komentar anda.  Anda harus bergabung ke dalam dua LISTSERV yang ada untuk dapat berpartisipasi penuh dalam kuliah ini, karena fakultas yang turut serta akan menggunakannya seperti papan buletin untuk memberikan pengumuman mengenai bacaan-bacaan yang harus dipersiapkan, dll, dan mahasiswa serta fakultas akan menggunakannya untuk memberikan pertanyaan-pertanyaan dan mengikuti diskusi di luar kuliah yang diadakan melalui videoconference.  Untuk anda yang tidak memahami konsep LISTSERV, LISTSERV adalah sebuah sistem di mana komunikasi melalui e-mail disampaikan melalui satu alamat e-mail dan kemudian diteruskan kepada semua orang yang menjadi anggota LISTSERV, sedangkan arsip LISTSERV adalah sebuah situs di mana anda dapat melihat semua e-mail yang diarsipkan terhadap masing-masing situs.  Anda dapat membuka halaman informasi mengenai LISTSERV pada http://listserv.sc.edu, dan catat bahwa anda dapat mengakses berbagai arsip LISTSERV di sana.  Kami akan meminta fakultas yang ikut serta untuk mendistribusikan melalui LISTSERV presentasi powerpoint kuliah mereka sebagai catatan setelah kuliah.  Kami juga akan mendistribusikan materi dalam bentuk fotokopi untuk setiap kelas setiap waktu.

 

Kuliah ini sebagian merupakan eksperimen yang lebih luas untuk menginstitusikan kuliah pendidikan jarak jauh dan kuliah bersama antara universitas dalam negeri dan luar negeri, sehingga komentar mengenai eksperimen ini akan kami terima dengan senang hati untuk perkembangannya.  Kontak utama untuk memberikan komentar bagi mahasiswa pada universitas masing-masing adalah Prof. David Linnan untuk mahasiswa USC (linnan@law.law.sc.edu), Prof. Dr. Hikmahanto Juwana (hnot@indosat.net.id), atau Prof. Dr. Erman Rajagukguk (sebagai ketua PPS UI) untuk mahasiswa UI, Bpk. Darminto untuk mahasiswa UNDIP (darmin@cbn.net.id), Drs. Paripurna Sugarda (parip@indo.net.id) untuk mahasiswa UGM dan Dr. Bismar Nasution (bismarus@yahoo.com) untuk mahasiswa USU.  Semuanya adalah juga merupakan kontak utama mengenai pertanyaan-pertanyaan adminstratif pada universitas yang turut serta.

 

 

KONSEP KULIAH

 

Hukum Lingkungan Internasional adalah sebuah topik yang luas dan kompleks, karena menggabungkan permasalahan-permasalahan leingkungan dengan sistem hukum internasional yang tidak pasti.  Bagaimana hukum ini diterapkan di wiliayah ini, menurut perjanjian atau berdasarkan treaty, atau berdasarkan tindakan sebagaimana yang terjadi untuk kasus hukum adat, atau dengan alat yang mana oleh pengacara internasional disebutkan sebagai hukum lunak?  Bagaimana fleksibilitas aturan-aturan tersebut, dalam artian keputusan apa yang ditentukan oleh “hukum” dan yang mana ditentukan oleh “kebijakan”?  Siapa saja para pemain, dan kepentingan ekonomi apa saja yang dipertaruhkan?  Pada semester ini kita akan memfokuskan pada hukum lingkunan melalui kaca mata hukum dan kebijakan kelautan internasional.  Indonesia merupakan suatu negara berkembang yang terdiri dari kepulauan yang baru-baru ini diputuskan menurut kebijakan nasional akan melestarikan dan mengkapitalisasi sumber-sumber daya kelautannya.  Studi ini merupakan kuliah tingkat sarjana di Indonesia dan AS, namun juga bermaksud untuk memberikan dasar pengetahuan untuk pejabat pemerintah Indonesia yang bertanggung jawab terhadap keputusan untuk bidang ini.  Partisipasi Indonesia dalam kuliah ini akan dimulai dengan perkuliahan yang diberikan oleh Prof. Dr. Rokmin Dahuri, Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, yang mempelajari ilmu kelautan di Indonesia dan Kanada.  Sehingga, mahasiswa dari Indonesia akan mendengar pendapat pemerintahan mereka sendiri mengenai pembangunan sumber daya kelautan, sedangkan bagi mahasiswa dari Amerika Serikat, mereka akan mempelajari secara langsung bagaimana pendangan pemerintah asing mengenai pertanyaan-pertanyaan tersebut.

 

Kuliah ini juga akan membantu memfokuskan arah kebijakan dan permasalahan-permasalahan praktis, karena kami ingin memberikan lebih banyak lagi metode permaslahan dalam memfokuskan pada pertanyaan-pertanyaan praktis dan menyelesaikan permasalahan kebijakan dan hukum dalam bentuk konteks (dan bukan mengorganisir kuliah dengan memberikan penjelasan mengenai doktrin hukum).  Di luar fakultas yang terdapat di atas, kami akan membawa pejabat federal dan pejabat negara bagian Amerika Serikat serta para praktisi untuk mengisi kuliah.  Sementara itu, kami juga akan menggabungkan pembicara dari Amerika dan Indonesia untuk membahas lebih dalam perbedaan persepsi mengenai permasalahan tersebut.  Salah satu keuntungan dari format videoconference ini adalah kami dapat menghadirkan pengajar tanpa terbentur kendala geografis.

 

Pandangan mengenai hukum lingkungan internasional dan sumber daya kelautan, terutama dalam konteks negara berkembang adalah hal tersebut merupakan permasalahan hukum yang kompleks, ilmiah dan ekonomis.  Permasalahan hukum tidak terbatas pada lautan, karena apa yang terjadi di pantai dan wilayah sungai berdampak besar pada industri berdasarkan sumber daya alam seperti perikanan dan pariwisata.  Terdapat kebijakan trade-off dan keputusan penting yang haurs dibuat berdasarkan pada pengetahuan yang tidak pasti, dengan dugaan tujuan yang dibangun digunakan untuk penggunaan sumber daya alam yang baik ditambah kepastian hukum mengenai aturan permainan.

 

Kuliah akan dirancang sebagai berikut.  Untuk tiga minggu pertama kami akan mulai dulu di Amerika, kemudian universitas-universitas di Indonesia akan bergabung pada awal Februari.  Kami mulai pada tanggal 14 Januari di Amerika Serikat dengan materi umum mengenai hukum internasional dan perkembangan hukum lingkungan internsional.  Ketika universitas-universitas Indonesia mulai bergabung, kuliah akan mempelajari selama beberapa minggu perkenalan umum terhadap ekologi kelautan sebagai dasar ilmiah aturan.  Kemudian kita akan mempelajari permsalahan sumber daya lepas pantai dan permasalahan yang terkait kira-kira selama satu bulan (termasuk perikanan, minyak dan gas, dll).  Kuliah akan diseimbangkan antara pertanyaan sumber daya di dekat pantai dan berbagai pertanyaan mengenai manajemen pantai gabungan.  Kuliah akan diisi oleh para pengacara, namun para ilmuwan kelautan juga akan mengajar sebesar 1/3 dari seluruh pertemuan karena kami ingin anda memahami hukum tersebut dalam konteks praktek dan bukan sebagai doktrin.  Pada akhir masa kliah, anda  diharapkan telah mengerti dasar ilmu kelautan dan permasalahan ekonomi dalam kerangka kerja hukum yang dapt diterapkan dalam wilayah yang luas.

 

 

PENILAIAN DAN KEIKUTSERTAAN

 

Penilaian akan diatur oleh tiap universitas yang turut serta.  Tidak ada ujian yang akan diberikan untuk mahasiswa Amerika Serikat, namun mereka harus menyelesaikan dua permasalahan hukum yang merupakan tugas individu selama semester berlangsung dan dapat dikerjakan di rumah (5-10 halaman jawaban untuk setiap permasalahan), menyiapkan kelompok kecil presentasi powerpoint atau persentasi on-line yang diberikan untuk topik minggu tersebut dan ikut serta secara terpisah dalam kelompok yang lebih besar untuk proyek yang diberikan dalam bentuk gabungan antara mahasiswa saing atau mahasiswa non-USC, dalam presentasi kelas.  Fakultas dari universitas di Indonesia akan memutuskan aturan pemberian nilai untuk kredit akademi atau memberikan sertifikat pada mahasiswa.

 

LAWS #666 Hal utama